Posts filed under ‘Story’

Profil Syekh Ahmad Yasin

ahamd-yassin.jpgSyekh Yasin, nama lengkapnya Syekh Ahmad Ismail Yasin lahir tahun 1938 di desa Al-Jura, sebelah selatan kota Gaza, syahid pada saat sedang puasa sunah Senin- Kamis, hari Senin, 1 Shafar 1425 H/ 22 Maret 2004 M karena dihantam rudal penjajah Zonis Israel setelah melaksanakan sholat subuh berjama’ah di masjid Al-Mujama’ Al-Islami, Gaza

Syekh Ahmad Yasin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, Qiyadah/ pemimpin bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah Zionis Israel.

Walaupun usianya uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki, setiap hari harus menggunakan kursi roda, tidak menghalangi beliau untuk berdakwah, memimpin dan membina umat, rakyat Palestina khususnya di Gaza.

Beliau memiliki ‘izzah/ kemuliaan sehingga disegani dan dicintai kawan, ditakuti lawan dalam hal ini penjajah Zionis Israel.

(lagi…)

16 April , 2008 at 2:02 pm 8 komentar

4 Jenis Mahasiswa

romi satrio wahonoPada saat menjadi mahasiswa baik di program S1, S2 maupun S3 di Jepang, saya mengalami berbagai proses pembelajaran yang kadang bikin geli kalau mengingatnya sekarang. Proses belajar ternyata membuat jenis dan karakter saya berubah-ubah. Kadang saya nggak sadar dengan ketidakmampuan saya, tapi kemudian kenyataan menyadarkan saya bahwa saya tidak mampu, dan akhirnya setelah saya belajar keras saya jadi sadar apa saja kemampuan saya. Di sisi lain agak sedikit berbahaya ketika saya tidak sadar dengan kemampuan saya. Jadi kayak bunglon dong? Hmm lebih tepatnya bunglon darat ;) . Terus saat ini anda termasuk jenis mahasiswa yang mana? Mari kita lihat bersama.

1. Mahasiswa Yang Tidak Sadar Akan Ketidakmampuannya (Unconsciously Incompetent)

Tahun 1994, kehidupan saya di Jepang di mulai. Saya beserta 14 orang yang lain sekolah bahasa Jepang di Shinjuku, nama sekolahnya Kokusai Gakuyukai. 1 tahun belajar bahasa Jepang, kita berhasil menghapal sekitar 1000 kanji. Kemampuan bahasa Jepang level 1 menurut Japanese Language Proficiency Test alias Nihongo Noryoku Shiken. Kebetulan karena saya senang nggombalin orang ngomong, percakapan bahasa Jepang saya cukup terasah (pera-pera). Di Kokusai Gakuyukai, kita juga diajari pelajaran dasar untuk Matematika, Fisika dan Kimia. Ini juga nggak masalah. Kurikulum Indonesia yang padat merayap plus rumus-rumus cepat ala bimbel D , membuat soal-soal jadi relatif mudah dikerjakan. Karena saya newbie di dunia komputer, padahal harus masuk jurusan ilmu komputer, saya beli komputer murah untuk saya oprek. Newbie? yah bener, saya gaptek komputer waktu itu. Saya kerja keras, saya bongkar PC, saya copoti card-cardnya karena pingin tahu, sampe akhirnya rusak hehehe. Terus nyoba mulai install Windows 3.1. Lebih dari 3 bulan, tiap malam saya keloni terus itu komputer, jadi lumayan mahir lah. Tahun 1995, masuk ke Saitama University dengan sangat PD dan semangat membara ) . Nah pada tahap ini saya sebenarnya masuk ke jenis mahasiswa yang tidak sadar akan ketidakmampuannya. Dikiranya semua sesuai dengan yang dibayangkan dan diangankan.

(lagi…)

16 April , 2008 at 1:43 pm 2 komentar

Kisah Semut dan Lalat

lalatBeberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup

kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan

makanan lezat. “Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar,” katanya.

Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikantangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.
(lagi…)

16 April , 2008 at 1:37 am Tinggalkan Komentar

Jalan Setapak Washington

George WashingtonGeorge Washington, ketika masih menjadi rektor sebelum memegang tampuk jabatan sebagai Presiden AS, setiap pagi selalu mengamati halaman kampus untuk untuk melihat tingkah laku mahasiswa dan dosen yang memasuki kampusnya. Hari itu, suasana halaman halaman kampus berdeda karena baru ditata ulang halaman dn tamannya. Begitu menikmati pengamatannya, dia sampi tidak sadar ketika seorang staf bagian umum sudah mengetuk pintu berkali-kali hendak lapor. Begitu pintu hendak dibuka, staf tersebut melaporkan, ” Pak sektor yang terhormat, ternyata taman yang baru kita buat kemarin tidak memiliki jalan atau akses menuju ruang kuliah mereka, mohon izin dari Pak rektor supaya saya dapat membuat papan larangan unyuk tidak meninjak rumput. ” George Washington lalu melihat ketaman, dan memang benar ada begitu banyak mahasiswa yang menginjak taman, padahal diseputar taman tersebut sudah ada jalan walaupun sedikit memutar. Kemudian sang rektor berkata , ” begini saja, jangan buat papan larangan menginjak rumput, tetapi buatlah jalan setapak diatas taman tersebut denagan penataan yang baik, berliku- liku memotong taman tersebut, dan dihiasai dengan batu koral.”

(lagi…)

14 April , 2008 at 4:33 pm Tinggalkan Komentar

Surat Terkasih untuk Ibu Pertiwi tahun 2008

anak jalananIbu,
* Saya adalah anak negeri Indonesia yang ingin mencurahkan perasaan saya yang sudah tidak terbendung lagi……………
* Semakin hari, perasaan saya semakin dikoyakkan oleh keadaan negeri ini………
* Permasalahan-permasalahan yang semakin menumpuk seakan-akan menjadi ornamen ” kemendungan negeri ini………..
* Entah kapan perasaan ini bisa terobati dengan adanya ”obat” mujarab yang diberikan kepada negeri………..

Ibu…..
* Saya adalah anak negeri yang penuh kekahawatiran terhadap kelangsungan negeri ini……………..
* Kau titipkan negeri ini kepada kami, namun seakan akan kami tidak mampu mengemban amanah itu…….
* Wajah bangsa ini seakan-akan penuh luka yang sudah memborok dan mengering……..

Ibu………..
* Saya adalah anak negeri yang ”ngeri” melihat keadaan negeri ini…………..
* Hukum yang ”tegak” sulit untuk diraih…
* Keadilan yang merata sulit untuk digapai………….
* Pendidikan sebagai dasar anak-anak negeri ini sulit dicapai karena mahal & sistem yang porak poranda…………..
* Kemakmuran & kesejahteraan seakan-akan merupakan hal ”imajinasi” saja…yang hanya ada diteori saja

Ibu…………..
* Saya adalah anak negeri yang lagi cemas menitipkan generasi penerus kepada bangsa ini………..
* Sikap ”malu” sudah bukan merupakan bagian dari wajah negeri ini……….untuk memenuhi hasrat pribadi, rasa malu merupakan rasa yang ada di buku saja
* Sikap bersyukur rasanya sudah jauh dari bayangan negeri ini serta sikap empati & tepo seliro merupakan hal yang sangat sulit dicari………..

(lagi…)

13 Januari , 2008 at 8:42 am 1 komentar


Nama lengkapnya Anita Deka, biasa di panggil Nita, sekarang lagi Kuliah di STAIN Manado, Jurusan Tarbiyah.

Your Schedule

Juni 2012
S S R K J S M
« Sep    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Latest Post


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.