Jalan Setapak Washington

Posted: 14 April , 2008 in Story

George WashingtonGeorge Washington, ketika masih menjadi rektor sebelum memegang tampuk jabatan sebagai Presiden AS, setiap pagi selalu mengamati halaman kampus untuk untuk melihat tingkah laku mahasiswa dan dosen yang memasuki kampusnya. Hari itu, suasana halaman halaman kampus berdeda karena baru ditata ulang halaman dn tamannya. Begitu menikmati pengamatannya, dia sampi tidak sadar ketika seorang staf bagian umum sudah mengetuk pintu berkali-kali hendak lapor. Begitu pintu hendak dibuka, staf tersebut melaporkan, ” Pak sektor yang terhormat, ternyata taman yang baru kita buat kemarin tidak memiliki jalan atau akses menuju ruang kuliah mereka, mohon izin dari Pak rektor supaya saya dapat membuat papan larangan unyuk tidak meninjak rumput. ” George Washington lalu melihat ketaman, dan memang benar ada begitu banyak mahasiswa yang menginjak taman, padahal diseputar taman tersebut sudah ada jalan walaupun sedikit memutar. Kemudian sang rektor berkata , ” begini saja, jangan buat papan larangan menginjak rumput, tetapi buatlah jalan setapak diatas taman tersebut denagan penataan yang baik, berliku- liku memotong taman tersebut, dan dihiasai dengan batu koral.”

Seminggu kemudian, seperti biasa Washington melihat kembali ketaman, dan tidak ada tanda laranagan. namun, kini semua mahasiswamelewati jalan setapak yang baru dibuat tanpa ada seorang pun yang menginjak tama.

Pemimpin yang efektif adalha pemimpin yang dapat memberi inspirasi bukan sekedar memerintah. Inspirasi yang menggugah dan memberikan jalan keluar (solusi) bagi pengikutny, akan menjadi proses pembelajran yang efektif untuk pemberdayaan seluruh organisasinya. Hal ini tentu berbeda dengan peraturan yang pernah dibuat kakak-kakak atau senior kita di mapram atau ospekyang menetapkan, ” Aturan pertama, bos selalu benar, Aturan kedua, kalau bos salah,lihat aturan pertama.

Inti dari seorang pemimpin adalah bagimana memberikan pengaruh positif berdasarkan kekuasaan yang dimilikinya (power). Oleh karena itu , definisi kepemimpinan yang mendasar adalah proses untuk memengaruhi orang lain agar orang tersebut mau mengikuti kita

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s