Din Islam “Permudah jangan dipersulit …”

Posted: 16 April , 2008 in Forum Diskusi

sujudDalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Luqman Hakim, menceritakan pada suatu hari ada seorang telah datang berjumpa dengan Rasulullah S.A.W. kerana hendak memeluk agama Islam. Sesudah mengucapkan dua kalimah syahadat, lelaki itu lalu berkata :
“Ya Rasulullah. Sebenarnya hamba ini selalu saja berbuat dosa dan payah hendak meninggalkannya.” Maka Rasulullah menjawab : “Mahukah engkau berjanji bahwa engkau sanggup meninggalkan cakap bohong?”
(sambil berfikir dalam hatinya…. “cuman ninggalin berbohong aja kok apa sulitnya…rasululloh kan tidak menyuruh meninggalkan semua kebiasaan burukku, seperti minum, judi, main perempuan dll, cuman disuruh ninggalin bohong, ya mudah lah itu………..)
“Ya, saya berjanji” jawab lelaki itu singkat. Selepas itu, dia pun pulanglah ke rumahnya.

Menurut riwayat, sebelum lelaki itu memeluk agama Islam, dia sangat terkenal sebagai seorang yang jahat. Kegemarannya hanyalah mencuri, berjudi dan meminum minuman keras. Maka setelah dia memeluk agama Islam, dia sedaya upaya untuk meninggalkan segala keburukan itu. Sebab itulah dia meminta nasihat dari Rasulullah S.A.W.


Dalam perjalanan pulang dari menemui Rasulullah S.A.W. lelaki itu berkata di dalam hatinya :
“Berat juga aku hendak meninggalkan apa yang dikehendaki oleh Rasulullah itu.”

Maka setiap kali hatinya terdorong untk berbuat jahat, hati kecilnya terus mengejek.
“Berani engkau berbuat jahat. Apakah jawapan kamu nanti apabila ditanya oleh Rasulullah. Sanggupkah engkau berbohong kepadanya” bisik hati kecil. Setiap kali dia berniat hendak berbuat jahat, maka dia teringat segala pesan Rasulullah S.A.W. dan setiap kali pulalah hatinya berkata :
“Kalau aku berbohong kepada Rasulullah bererti aku telah mengkhianati janjiku padanya. Sebaliknya jika aku bercakap benar bererti aku akan menerima hukuman sebagai orang Islam. Oh Tuhan….sesungguhnya di dalam pesanan Rasulullah itu terkandung sebuah hikmah yang sangat berharga.”

Setelah dia berjuang dengan hawa nafsunya itu, akhirnya lelaki itu berjaya di dalam perjuangannya menentang kehendak hawa nafsunya. Menurut hadis itu lagi, sejak dari hari itu ia memulai babak baru dalam hidupnya. Dia telah berhijrah dari kejahatan kepada kemuliaan hidup seperti yang digariskan oleh Rasulullah S.A.W. Hingga ke akhirnya dia telah berubah menjadi mukmin yang soleh dan mulia.

Subhanalloh, sungguh bijak Rasululloh dalam menghadapi ummatnya, beliau tidak serta merta menyuruh meninggalkan semua kebiasaan buruknya…., walaupun itu tujuan beliau pada akhirnya, namun dengan cara yang ringan dan penuh hikmah, hingga akhirnya hatinya tunduk pada kemuliaan diin islam, Allohu Akbar.

Rasululloh bersabda ” Sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan Akhlak yang mulia……”

Iklan
Komentar
  1. pipo berkata:

    perbanyaklah istighfar dan bersyukur…
    TRUZ KLU MALAM HARI MAU TIDUR SERING2 BACA AYAT KURSY(BIAR SETAN2 PADA PERGI SMUA, ALNYA SETAN PALING TAKUT SAMA AYAT KURSY TERKANDUNG KEBESARAN ALLAH SWT, TRUS BCA JUGA DOA SLAMAT, INSYA ALLAH QT MENDAPAT KESELAMATAN DUNIA DAN AKHIRAT..OK…DAHHH
    JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK BERTINDAK, TAKUTLAH PADA ALLAH SWT…OKKK CUY…Ms.KEDER

    Suka

  2. rahasia ah takut ketahuan berkata:

    maaf mau nanya, apa sebenernya di agama islam ini bersyahadat memang harus di saksikan? walopun orang itu sudah islam dari lahir? apa harus mengucap lagi dan disaksikan ? saya bingung, katanya kalo gk gitu, amalan yang kita lakuin, solat, ngaji, berkerudung tanpa terlihat aurat dll jd percuma ???? saya takutnya malah masuk ke satu aliran tanpa saya sadari… gitu aja…

    Suka

  3. anitadeka berkata:

    Wa.alykmsalam… memperbaiki syahadat harus senantiasa dilakukan karena secara maknawi iyah,namun bukan secara lisan, apalagi diklaim bahwa klo gak syahadat ulang maka sholat kita dan amal kita yg lain gak sah, itu keliru berat dan syariat orang yg masuk islam(dulunya kafir) harus disaksikan tujuannya agar keislaman dia diketahui oleh saudara muslimnya yg lain, dan agar amal islamnya dapat terjaga dengan baik dan dia akan lebih mengenal islam dan amalanya, sebetulnya fungsinya hanya sebatas penjagaan amal dan kefahaman terhaap islam saja,.. afwan ya

    Suka

  4. Aku juga lagi dipersulit dalam mengerjakan tugas akhir oleh seseorang 😦

    Suka

  5. Anita Deckha berkata:

    Salam kenal ya teman-teman, makasih komentnya 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s