HomeSick Melanda Yg lagi dirantau

Posted: 31 Juli , 2013 in Artikel-artikel

Rasanya menceritakan kampung halaman itu takkan pernah selesai hmm,,, lebaran  yang ke-dua kalinya masih berada dikampung orang. untuk menghilangkan sedikit rasa rinduku inilah cara terbaik memposting foto-foto my beloved hometown, sekaligus mengenalkan sedikit tentang panorama-panorama yang ada di Sulawesi utara.

bunaken

Taman Nasional Bunaken adalah taman laut yang terletak di Sulawesi UtaraIndonesia. Taman ini terletak di Segitiga Terumbu Karang, menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil dan mamalia laut. Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai.

Taman nasional ini didirikan pada tahun 1991 dan meliputi wilayah seluas 890.65 km². 97% dari taman nasional ini merupakan habitat laut, sementara 3% sisanya merupakan daratan, meliputi lima pulau: Bunaken, Manado Tua, Mantehage,Naen dan Siladen.

Taman Nasional Bunaken memiliki ekosistem terumbu karang yang sangat kaya. Terdapat sekitar 390 spesies terumbu karang di wilayah ini. Spesies alga yang dapat ditemui di Taman Nasional Bunaken adalah CaulerpaHalimeda dan Padina, sementara spesies rumput laut yang banyak ditemui adalah Thalassia hemprichii, Enhallus acoroides, dan Thalassaodendronciliatum. Taman Nasional Bunaken juga memiliki berbagai spesies ikan, mamalia laut, reptil, burung, moluska dan mangrove. Sekitar 90 spesies ikan tinggal di perairan wilayah ini.

Di daratan, pulau ini kaya akan Arecaceaesagu, woka, silar dan kelapa. Selain itu, Taman Nasional Bunaken juga memiliki spesies hewan yang tinggal di daratan, seperti rusa dan kuskus. Hutan mangrove di taman ini menjadi habitat bagi kepiting,lobstermoluska dan burung laut.

tinutuan-300x241TINUTUAN

Bubur manado adalah makanan kampung yang dijual di banyak tempat di Manado. Jalan Wakeke yang bisa dibilang sebagai pusatnya tinutuan menyajikan bubur manado dengan kemasan kelas rumah makan.Setidaknya ada tujuh tempat di jalan yang panjangnya sekitar 300 meter itu.

Secara etimologis, tinutuan berasal dari kata tutu yang berarti beras yang dimasak. Sebagian orang Manado melakukan sarapan (smokol)  pagi dengan tinutuan

Tinutuan telah dikenal di tanah Minahasa sejak abad ke-16. Orang Minahasa dulu, yang hidup berpindah-pindah, membuat bubur dengan bumbu goraka (jahe) yang dicampur sayur-mayur.

Makanan itu diberi nama nanaran, yang kemudian berubah bentuk di beberapa daerah Minahasa lainnya dengan aneka sayur di hutan setempat. Diperkirakan nanaran merupakan bentuk awal dari tinutuan. Di beberapa sub-etnis Minahasa, unsur sayur yang ada di dalam bubur nasi berbeda-beda, mulai kangkung, bayam, gedi, serta ubi dan pipilan jagung. FILOSOFI  BUBUR MANADO, karena campuran yang ada dalam bubur beraneka ragam, sehingga bubur manado juga dapat menggambarkan etnik sulawesi utara yg beraneka ragam, mulai dari Cina, Arab, Bugis, Ternate, gorontalo, Jawa dll, namun  bisa hidup saling berdampingan antara satu dengan yang lainnya.

Kini, tinutuan menjadi gaya hidup, terutama orang di luar Manado yang memburu kuliner lokal. Rasanya, orang belum sah bin afdal datang ke ”ME-nado”kalau belum sarapan bubur manado.

Danau Linow

d 3Danau Linow terletak di Desa Lahendong, yang berjarak ±7 km dari Kota Tomohon atau ± 27 km dari Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Danau cantik yang memiliki luas sekitar 34 Ha memiliki keunikan karena mengandung kadar belerang tinggi dan memiliki warna yang selalu berubah. Hal ini tergantung pada sudut pandang dan pencahayaan danau.

Di sekitar danau ini, terdapat satwa endemik berupa burung blibis dan ribuan serangga yang oleh penduduk setempat dinamakan “sayok” atau “komo”. Serangga unik yang hidup diair tapi bersayap dan bisa terbang ini menjadi konsumsi penduduk setempat. Kadang-kadang terdengar kicauan burung-burung kecil dan burung putih be sar melintasi danau. Burung-burung dari berbagai spesies dan ukuran ini membangun ru mah di sekeliling danau.

Selain itu, aneka ragam tumbuh tumbuhan juga hidup di sana. Ada sebuah tempat berumput hijau di tepi danau yang sangat ideal untuk makan siang tatkala bertamasya bersama keluarga sembari berteduh di bawah pohon dan menikmati hem busan angin yang sejuk. Di samping panorama sekitar danau yang elok, danau ini memili ki ciri khas tersendiri.

Pengunjung akan takjub dengan warna yang berubah tatkala meliriknya dariberagam sudut. Kendati demikian, mesti diingat bahwa pengunjung harus hati-hati dengan kuba-ngan lumpur panas mendidih yang berada di tepi danau. Danau yang ‘menyimpan’ warna-warna indah dan selalu berubah-ubah ini berada di wilayah Minahasa, Sulawesi Utara atau lebih tepatnya masuk teritori Kabu paten Tomohon. Danau ini bisa dicapai dengan angkutan umum/mikrolet dari terminal bus di kota terdekat, yakni Kota Tomohon. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan berja lan sekitar 700 meter untuk ke Danau Linow. Peminat wisata alam berupa danau Linow, dapat melihat pesona desa Lahendong yang berada di dekat danau. Di sana, anda dapat menyewa penginapan barang satu dua hari. (Copas Dari Panorama Manado)

Masih banyak lagi tempat-tempat menakjubkan yang bisa anda temui di Manado dan sekitar wilayah Sulawesi Utara.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s