Arsip untuk Agustus, 2013

PermintaanQu

Posted: 31 Agustus , 2013 in Curhat

Tuhan, Aku ingin mengadu padamu disini masih bisakah?

Ya Tuhan. Aku adalah seburuk-buruk manusia. Bagaimana aku tak pernah mampu bersyukur dengan baik pada-Mu. senyatanya, telah kau beri sebegitu banyak hal baik dan indah. Maka nikmat mana lagi yang telah kudustakan?

Ya,, aku benar-benar hina dan penuh dosa, aku sungguh tak pantas meminta pada-Mu

Dan bolehkah Tuhan, aku yang bodoh ini meminta satu saja Tuhan, satu permintaan yang sungguh begitu kuharap bisa menyelamatkan rasa sakitku. Satu permintaan yang mampu menampung semua air mataku, satu permintaan saja Tuhan. Hanya satu saja. Bolehkan?

Malam ini aku sangat sedih, sedih sekali. Aku benar-benar merindukan anakku, permintaan itu adalah satu dari kesekian banyak keinginanku. Aku tahu, aku adalah makhluk yang buruk di dunia ini. Terlalu hinanya aku sampai aku malu meminta padamu dari semua keinginan-keinginanku. Aku tak pantas.

Hanya satu keinginanku malam ini Tuhan, hanya satu. Satu untuk sebuah kebahagian. Bukankah aku yang berlumpur dosa ini masih pantas meminta pada-Mu? satu permintaan ini akan membuat aku tenang.

Anak perempuanku, Tuhan. Dia adalah anak yang manis. semua orang menyayanginya. Wajahnya yang bulat menggambarkan tekadnya dalam hidup, penuh keyakinan. Matanya yang bening seperti udara di mandalawangi, sejuk dan menenggelamkan siapapun yang memandangnya, dia adalah matahari firdausku

Tuhan, satu doa itu, hanya setetes dari mampuku yang kusanggup. Bahwa akan kuberikan apapun untuk kebahagiaannya termasuk kesakitanku. Bahwa tak ada aral apapun yang mampu membuatku tak mengenangnya termasuk perihku, dan bahwa aku teramat fasih menyebut namanya di tiap malam, sama fasihnya ketika aku bernafas.

Ya, Tuhan. Benar adanya aku adalah manusia Hina, namun muliakanlah dia. Muliakanlah anakku, Tuhan.

Itu saja Tuhan keinginanku.

Motivational

Posted: 31 Agustus , 2013 in Artikel-artikel

How do I change??

If I feel depressed I will sing.
If I feel sad I will laugh.
If I feel ill I will double my labour.
If I feel fear I will plunge ahead.
If I feel inferior I will wear new garments.
If I will uncertain I will raise my voice.
If I feel poverty I will think of wealth to come.
If I feel incompetent I will think of past success.
If I feel insignificant I will remember my goals.
Today I will be the master of my emotions.

“Og Manindo”

************************************************

Kenangan dalam kotak coklat

Ketika bulan melalap lazuardi
Matahari sembunyi
Tertutup ilalang
Dan terluka
Ketika siang rebut cuaca
Malam hanya terpaku
terkuasai gerah
Dan merana
Adakah sebuah kerjasama
Bulan dan matahari muncul bersama
Ketika siang rambati malam dan malam terima ikhlas
 
“Rahmi Isriana”
 

Sedikit Kesal

Posted: 29 Agustus , 2013 in Curhat

Saya lagi sedih dan sedikit kesal hari ini. Banyak yang membuat saya kesal, dan sedikit bikin marah. Saya luapin disini yah

Pertama, tadi pagi setelah subuh siap-siap  mau ke pasar, karena ingin  belanja kebutuhan hari ini untuk  masak sekaligus buatin sarapan untuk abi. Pasarnya memang  tidak terlalu jauh  dari kost. Selesai memakai jilbab, jaket plus kacamata kesayangan yang tidak pernah ketinggalan yang setia menemani, seolah-olah berteriak “ingiiiin ikuuuut” langsung saya ambil dan memakainya. Setelah itu langsung pamit  sama abi dan  berjalan kedepan kamar mengambil sepeda onthel yang memang sengaja disedikan ibu kost yang bisa digunakan 24/7 oleh para penghuni kost. Langsung saya boyong sepedanya sampe depan gang. Eh pas mau dipake sepedanya ngak mau jalan, saya coba lagi beberapa kali, tetap ngak bisa, terpakasa saya letakin aja dipinggir jalan. Akhirnya ke pasar jalan kaki.

Kedua, beberapa menit sampelah dipasar, biasanya pasar kan ramai, kok ini berbeda dari biasanya, suasana kali ini hening mencekam, tak ada satupun penjual, melihat kekanan warungpun tak ada yang buka. Ternyata saya ke pasar terlalu pagi, hmm langsung balik kanan, diliatin sama ibu-ibu disitu, aduuuh malunya minta ampun.Sampai dikost sambil dorong sepeda, di tanya sama abi kenapa? saya hanya menjawab pasarnya belum buka. Akhirnya dengan bumbu seadanya nasi goreng buat sarapannya abi tetap selesai dibuat. Alhmdlillah abi sudah sarapan tak lama setalah itu langsung pamit dan pergi.

Satu jam berlalu, saya menduga lagi mungkin pasar kali ini sudah buka. bergegas pergi sambil jalan kaki, Syukur pasarnya sudah dibuka, langsung saya membeli bahan yang akan dimasak hari ini, semua sudah komplit dan langsung segera balik ke kost.

Ketiga, perlengkapan sudah siap untuk dimasak, eeh pas nyalain krannya tak ada air sedikitpun yang mengalir. Padahal baju juga sudah direndam, akhirnya semua pekerjaan  tertunda. Saya mengambil HP yang saya letakin diatas ranjang dan segera  mengirim sms ke ibu kost, dan coba menanyakan kenapa airnya mati, ibu kos hanya menjawab “Air hari ini mau diperbaiki mbak”  hmmm, menghela nafas panjang. Sedikit kesal (lebih…)

Antara Mimpi, Cinta Dan Ketaatan

Posted: 27 Agustus , 2013 in Cerpen

the_girl_of_my_dream____by_taykutPukul 20:00 WIB, disudut kamar ukuran 4×4, badan  masih terasa gerah dan tak nyaman dengan udara yang sedikit panas, ditemani kipas angin kecil dengan suaranya yang sedikit bising, namun terus setia menemani saya seolah-olah  tak pernah bosan menemani majikannya. Kipas angin ini tak pernah berhenti berputar semenjak saya tiba minggu lalu di Semarang. Mungkin jika kipas angin ini bisa bicara, dia akan berkata sambil teriak, “Tolooooong,, saya ingin istirhat sejenak, tolong matikan dulu kipasnya saya capek.” Tapi terkadang saya tak memperdulikan itu, namun beberapa saat saya melirik kembali ke arah kipas angin kecil kesayangan saya, dengan penuh rasa iba, akhirnya memaksa saya bangkit dari ranjang dan menatap dia perlahan sambil tersenyum, dan segera mematikannya.

Mungkin ketika saya mematikan kipas angin kecil itu, dan saat itu dia bisa bicara dia akan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, sambil memegang tangan saya yang telah sudi memencet tombol “0” dan berkata, “Terimkasih, terimakasih, engkau adalah majikan yang baik dan masih memiliki perasaan.”

Saya kembali duduk diatas ranjang, terdengar dari luar kamar kost suara kendaraan lalu-lalang dijalan, sesekali terdengar suara ledakan ban mobil dari jalan tol, saat yang sama terdengar kembali suara klakson kendaraan bermotor dan mobil dari jalan raya yang sepertinya tak akan pernah berhenti, setiap harinya sudah seperti itu.

Jarak kost-san saya memang tak terlalu jauh dari jalan raya dan jalan tol kira-kira hanya berjarak sekitar 10 meter dari kost. Tak lama kemudian menyusul suara penjual mie ayam yang lagi berjalan menyusuri lorong depan jalan kost, suara botol kaca yang di pukul pake sendok sama mas penjual mie ayam semakin jelas ditelinga saya, dan terasa semakin mendekati kost-san yang saya tempati, suara mie ayam itu mulai menggoda perut saya yang benar-benar lapar, karena sudah jam 20:00 WIB  belum juga makan malam. Seketika tercium aroma kopi yang berasal dari belakang kost, karena pabriknya tidak terlalu jauh dari kost-an. Hmm,, Begitulah suasana dikota-kota besar, suasana yang kadang tak bersahabat tapi cukup memberikan inspirasi.

Abi juga belum pulang, saya masih terduduk diatas sudut ranjang asyik menulis dengan perut keroncongan, sambil menunggu abi. Saya melirik ke kiri, melihat HP yang saya letakkan disebelah kiri, HP-nya menyala tanpa suara. Ternyata ada pesan masuk, memang HP-nya sengaja disilent, langsung saya buka pesan itu dan membacanya, ternyata dari kakak ipar. (lebih…)

Rindu Kalian

Posted: 24 Agustus , 2013 in Story

392495_4567893316720_2013050531_n

” Walau di gedung yang mewah tanpa guru yang berkualitas, proses pendidikan yang berkualitas tidak akan berlangsung, namun meski di bawah sebatang pohonpun dengan guru berkualitas, maka proses pendidikan berkualitas akan berlangsung”( Anne Sullivan)

Kata-kata inilah yang terus memotivasi saya untuk selalu berbuat untuk mereka. Tidak pernah terpikir untuk menjadi seorang pendidik, berdiri didepan kelas dan memberikan motivasi, memberikan ilmu kepada mereka, dan terus  membuat mereka bermimpi untuk meraih cita-cita itu. Tdak pernah terpikir sama sekali, tapi semua itu tidak pernah saya sesali. Bisa berbagi ilmu dengan mereka berbagi pengalaman, dan membuat mereka bermimpi untuk meraih cita-cita itu sudah cukup membuat saya bahagia.

Semua orang mempunyai mimpi, mempunyai cita-cita, sama seperti saya. Waktu kecil ketika ditanya sama abah,”cita-cita ita kalau besar ingin jadi apa?” Dengan spontan saya menjawab “Dokter!” ikut iklan. Setelah saya menjawab abah hanya tersenyum, saya tahu cita-cita itu mungkin terlalu tinggi, dan mungkin saat itu abah berpikir menyekolahkan saya sampai lulus SMA saja sudah merupakan anugerah terbesar yang patut abah syukuri.

577456_3963529448001_1069876077_n

Seiring berjalannya waktu begitu banyak pengalaman hidup yang saya lalui tanpa orang-orang yang saya cintai dan itu semua membuat saya banyak belajar, membuat saya banyak mengerti, membuat saya lebih  memahami arti sebuah kehidupan, mengerti arti sebuah pengorbanan, mengerti arti kerja keras dan sebuah perjuangan hidup dan akhirnya membuat saya semakin dewasa, meski terkadang sifat kekanak-kanakan kadang kumat tanpa sebab.

Tahun 2005 setelah lulus SMA itulah pengalaman pertama saya mengajar, ya mengajar di Taman Kanak-kanak. Setelah lulus SMA itulah awal dari kemandirian saya meninggalkan om dan tante yang telah mengurus saya sejak SMP-SMA. Setelah lulus SMA saya mempunyai keinginan besar untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, tapi mimpi itu sempat saya tahan, sambil mencari pekerjaan dan sambil menabung. (lebih…)

Perpisahan itu membuat saya kuat!

Posted: 23 Agustus , 2013 in Story

puisi-perpisahanSayup-sayup kumandang adzan mengantarkan sisa cahaya senja ke pangkuan ufuk barat yang terlihat sangat jauh di ujung langit sana.. Ah, satu hari lagi terlewati sudah. Namun ketika saya kembali mencoba memejamkan mata mencoba mengulang kembali satu hari ini yang tersisa hanyalah sekelebat bayangan yang tersimpan di memori. Ya,, dan itu akan tergantikan dengan potongan kejadian yang lain lagi. Dan akan terus seperti itu. Tak akan bisa terulang lagi secara nyata.

Hari-hari terus berlalu, dan terus berlalu tanpa jeda tanpa mau menunggu untuk memperlama momen-momen bahagia.. Sebuah awal, pasti memiliki akhir.

Masih terpikir dibenak saya, saya ingin terus bersama dengan orang-orang yang saya sayangi, orang yang saya cintai, saya ingin bermain sepuasnya tanpa ada yang melarang ketika kecil, berlari bebas, memasuki sungai, main perahu, mandi dipantai dan tak pulang sebelum abah memanggil. Walau kadang dimarahi karena kenakalan saya sendiri, tapi saya tahu bahwa ibu dan abah sangat, sangat menyayangi saya.

Saya tidak ingin menerima kenyataan itu terlalu cepat, saya rasa itu adalah waktu yang terlalu singkat untuk bersma orang-orang yang saya sayangi, dan saya harus merasakan betapa sakitnya sebuah perpisahan, terlalu cepat, terlalu cepat bagi seorang anak usia 12 tahun, terlalu cepat ditinggalkan, terlalu cepat perpisahan itu terjadi. Saya coba kembali memejamkan mata, dan berharap ketika bangun saya bisa melihat orang-orang yang menyanyangi saya berada disamping saya, namun ketika terbangun itu hanyalah sebuah bayangan-bayangan masa lalu yang tidak mungkin datang lagi.

Saya ingin segera pulang dan mengatakan kepadamu abah “Abah nita udah besar, dan sekarang udah memakai jilbab, Seperti keinginan  abah waktu itu, ingin menyekolahkan nita di pesantren, tapi karena abah pergi, nita tidak jadi masuk pesantren.” Saya ingin sekali memelukmu abah, mencium tanganmu, malam ini saya benar-benar rindu, rindu, rindu sekali. Saya merindukan kalian semua, ibu, abah dan kakak.  Banyak hal yang ingin saya ceritakan (lebih…)