Menerima Kekalahan

Posted: 2 Agustus , 2013 in Artikel-artikel

#NasihatGuruku

Kekalahan memang bukanlah suatu yang diharapkan oleh siapapun. Harus diakui kekalahan itu menyakitkan. Tapi ingatlah di atas langit masih ada langit. So, sebenarnya kekalahan adalah hal yang niscaya. Wajar saja, pasti.

Ayah saya pernah berkata kepada saya, “Memang kekalahan itu hal yang wajar. Setiap pemenang pasti pernah kalah. Namun, jangan pernah berpusat pada kekalahan. Karena kapan saja kamu berpikir tentang apa yang akan dilakukan nantinya jika kalah, maka saat itu juga kamu sudah kalah.”

Ya, menerima kekalahan, bukan berarti pesimis. Tapi lebih kepada menyikapinya. Coba lihat anak kecil. Ketika dia belajar berjalan, dia sering terjatuh (baca: kalah), tapi anak kecil tersebut justru tertawa dan, dalam bahasa yang lebih keren: bangkit lagi dan menganggap kekalahannya sebagai proses, lalu dia tidak pernah menyerah.

Sekarang, masalahnya bukan bagaimana agar tidak kalah. Tapi bagaimana kita menyikapi kekalahan tersebut. Bukankah kekalahan adalah hal yang wajar? Pemenang dan pecundang itu bukan tentang status, tapi ini tentang…

Lihat pos aslinya 121 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s