The first English Song “Que Sera-Sera”(whatever will be will be)

Posted: 18 September , 2013 in Story

Asslmmu’alaikum..  Temans, Malam ini Saya ingin cerita lagi tentang masa kecil saya. Seperti yang telah saya katakan kemarin kalau tahun ini, Blog ini akan lebih banyak menceritakan perjalanan hidup saya. Pengalaman-pengalaman yang pernah saya jumpai selama hidup, dan semua itu merupakan pengalaman sangat berharga 🙂 *lagi latihan menulis

Setelah Lulus SD, Akhirnya saya harus memilih tuk tinggal bersama Mimi dan Kim. Mungkin selama tinggal bersama abah, lagu-lagu yang pertama saya dengar ketika SD adalah “Nenek moyangku orang pelaut dan Ular naga panjangnya” dan dogeng-dongen indonesia yang sering abah ceritakan ketika menjelang  tidur. Saya heran waktu itu abah tidak pernah kehabisan cerita. Padahal saat  itu abah tidak memakai buku. Bercerita lepas, dengan gayanya yang khas.

Mungkin kalau melihat anak-anak sekarang, saat ibunya menceritkan dogeng kadang harus menggunakan buku yang mereka beli, dengan harga yang relatif  mahal. Tapi abah saya tidak pernah membeli buku dongeng. Hebatnya abah tak pernah kehabisan cerita *Love you abah

Setelah ikut bersama Mimi dan Kim. Lagu Ular Naga yang abah nyanyikan waktu SD tergantikan dengan lagu bahasa inggris. Lagu bahasa inggris inilah lagu  anak-anak  pertama kali yang saya dengar, dan diajarkan oleh Mimi. Dongeng si kancil, kura-kura dan monyet tergantikan dengan cerita Astrix, obelix, Tin-Tin dan Anastasia.

pageMimi sudah seperti orangtua saya, kakak, dan guru saya. Mimi orangnya sangat Tomboy. Cewek-cewek yang lain dikampus hobby  bermake-up, pakai-pakain Modis, dan memakai tas-tas feminim bahkan ada yang pake High heels kalau kekampus. Tapi itu tidak berlaku untuk Mimi 🙂 . Cukup Dengan Ransel dan sendal gunung. Bukan berarti dia tidak bisa membeli itu.

Dia pernah menjadi ketua Mapala UNSRAT Manado saat kuliah. Panjat Tebing, mendaki gunung dan Renang adalah Hobby-nya. Ibu berparas manis ini adalah anak Sastra Jerman, supel, terbuka dengan siapapun, semua orang tau bahwa mimi memang mudah bergaul. Tapi jangan sampai buat dia marah. Bahaya 😀 *Maap mi’. Dia juga menguasai bahasa Inggris dan Jerman. Akhirnya Tuhan mempertemukannya dengan Kim Hessel (Denmark Tulen) dan memiliki satu anak perempuan Sofia Florensia Hessel*Detail ceritanya ada dalam buku saya, jadi tidak dibahas disini 😀

Oke kembali ke topik awal ‘Lagu bahasa inggris pertama’ yang diajarkan mimi adalah “Que Sera-Sera” Lagu anak-anak pertama yang saya dengar ketika  saya kecil.

Temans.. Lagu ini sungguh luar biasa. Saat mimi mengajarkan lagu ini, kemudian mengartikan satu-persatu artinya ke dalam bahasa indonesia. Saya terharu. “Que Sera-Sera” adalah bahasa Spanyol kalau dalam bahasa inggris berarti “whatever will be will be” kalimat ini jadi sangat tersohor setelah dia dijadikan sebuah lagu, lagu yang sangat menginspirasi saya. Ketika seorang anak menanyakan kepada ibunya, bagaimana masa depanya dan ibunya pun tidak tau apa yang akan terjadi di masa depanya.

Lagu yang diajarkan mimi ini ketika saya kecil, membuat saya teringat saat-saat masih bersama Ibu,abah dan kakak. Abah menginginkan saya terus meraih mimpi-mimpi saya, meski dia telah pergi. Itulah kata-kata terakhirnya.

Terimakasih mimi telah mengajarkan lagu ini kepada ketika saya kecil, dan sekarang mimpi-mimpi itu perlahan mulai jadi kenyataan. Cerita dari lagu ini mulai terjawab. Kerana yang paling tau mimpi kita hanyalah diri kita sendiri. Akan jadi apa masa depan kita hanya kitalah yang paling tau. Entah itu baik  atau buruk. Kuncinya ada pada kita 🙂

When I was just a little girl, (Saat aku menjadi gadis kecil)
I asked my mother, “What will I be? (Aku bertanya pada ibuku, aku akan menjadi apa?)
Will I be pretty? (Akankah aku menjadi cantik?)
Will I be rich?” (Akankah aku menjadi kaya?)
Here’s what she said to me: (Inilah yang dia katakan padaku)
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be; (Apapun yang terjadi nanti)
The future’s not ours to see. (Masa depan tidak untuk kita lihat)
Que sera, sera,
What will be, will be.” (Apa yang terjadi, terjadilah)

When I grew up and fell in love, (Saat aku tumbuh dewasa dan jatuh cinta)
I asked my sweetheart, “What lies ahead? (Aku bertanya pada jantung hatiku, apa yang terbentang di depan?)
Will we have rainbows (Akankah kita memiliki pelangi)
Day after day?” (hari demi hari?)
Here’s what my sweetheart said: (Inilah yang jantung hatiku katakan)
“Que sera, sera,
Whatever will be, will be; (Apapun yang terjadi nanti)
The future’s not ours to see. (Masa depan tidak untuk kita lihat)
Que sera, sera,
What will be, will be.” (Apa yang terjadi, terjadilah)

By: Pink Martini

Lagu ini punya makna yg dalam buat saya, setelah diajarkan artinya sama Mimi.
Setiap kali mendengar lagu ini saya selalu terharu. Lagu ini sungguh menginspirasi saya tuk terus meraih mimpi-mimpi saya

Mungkin sekarang sebagai seorg ibu, saya selalu berharap yg terbaik bagi anak saya. Dimata orang lain mungkin salah karena memilih melajutkan Study, dan harus meninggalkan syifa. Namun saya selalu berupaya semaksimal mungkin tuk menjadi yang terbaik  bagi anak saya. Saya yang paling tau apa yang harus saya lakukan .

Lagu ini mengingatkan saya, bahwa kita org tua hanya manusia biasa yang tidak bisa mengetahui masa depan dengan pasti. Harapan saya semoga kelak Syifa selalu menjadi orang yang baik. Aamiin

Setelah Lulus Study saya akan ajarkan lagu ini kepada Syifa. Thank You Mimi 🙂

Iklan
Komentar
  1. Ju Min Hulinggi berkata:

    QuE SerA SerA, WhaT EveR WilL Be wilL bE
    What ever is the FUTURE will be for us…..than Be it……
    WE ALL HUMAN CAN MAKE THE PLANNING BUT ALWAYS “GOD”s DECISION IS COMING UP AS THE RESULT OF OUR LIFE
    So all we do is planning & dream…
    Make you dream as beauty as posible, as high as posible….so we have the though, that will b our measurement to be the Goal….of our life
    makes pray & dream as the pillar….of our life….
    So WhaT EveR WilL bE, WilL Be, QuE SerA SerA
    Love YOU my Sweet Niece…..
    Thank You Nice writing & apreciation to me is Thanks to God who give this life….
    Ami…n….

    Suka

  2. Anita Deckha berkata:

    Yuup! Experience has taught me many things. mimi taught me many things. thanks for it all

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s