“Sorry asleep”

Posted: 3 Oktober , 2013 in Story

Assalamu’alaikum,,, Temans, saya mau cerita sedikit tentang kejadian tadi malam. Mumpung hari ini tutorial masuk sore 😀

Alhmdulillaah, saya bisa masak sayur favorit Abi (Gudeg) Sebenarnya semua yang saya masak pasti abi suka apalagi disuguhi. Sudah stop! tidak diperpanjang.   Dan saya bisa mencuci, meski cucian terhenti saat memasuki tahap pembilasan. Karena air nggak jalan 😦  Tadi pagi, Bibi yang bersih-bersih kost, datang melapor. Kalau air akan diperbaiki lagi dan kemungkinan airnya jadi nanti sore. (Menghela nafas berat)

Kemarin setelah disibukkan dengan aktivitas kampus, membuat saya semalam tertidur lebih cepat. Biasanya saya tidur,,, biasanya jam 1 am. Atau 2 am. Eh semalam itu gg nyangka tertidur selsei ‘Isya’.

Setelah pulang kampus, tak sabar ingin segera membaca buku itu. Buku yang dikirim teman saya dari Bogor. Memang sudah sejak lama pola tidur malam saya gg pernah teratur. Jadi kemarin setelah kekampus dan sampai kost, gg sempat beristiraht siang, saya langsung menyambar buku yang saya letakkan di atas kasur. Bukunya sengaja saya tinggalkan saat kekampus.

Melihat buku itu diatas kasur, seolah-seolah berteriak memanggil-manggil saya tuk segera membacanya. Akhirnya tak sabar saya langsung membuka dan membacanya. Beberapa bab saya baca tentang metode-metode mengajar Rasulullah SAW. Dimana saat Rasulullah memulai waktu-waktu yang tepat untuk mengajari sahabat-sahabatnya.  Sampailah pada bacaan tentang “Al-Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. Tidak menyukai tidur sebelum shalat ‘Isya’ dan obrolan setelahnya. Hal ini menunjukkan adanya larangan secara mutlak. Tetapi hadist ini menunjukkan diperbolehkannya obrolan malam untuk membahas seputar ilmu dan kebaikan. Artinya larangan tersebut tidak berlaku lagi secara mutlak.Setelah melahap beberapa bab. Bacaan terhenti sampe di bab itu. Karena abi mengajak tuk temani nonton. Otomatis aktifitas membaca harus ditinggalkan.

Siank berangsur sore. Saya segera melaksanakan rutinitas sore dan abi mulai bersiap-siap sholat magrib berjamaah dimesjid dekat kost-san. Jarum jam terus saja berputar tak terasa kumandang adzan terdengar lagi tuk segera sholat ‘isya’. Selesai sholat ‘isya’ kita makan malam. Baberapa menit lagi abi meninggalkan kost dan akan balik jam 5 pagi.

Mata saya yang sejak magrib tadi mulai terasa berat. Saya terus berusaha  paksakan buka agar bisa melihat abi pergi. Saya juga masih terus teringat bacaan tadi siang kalau “Rasulullah SAW. Tidak tidur setelah ‘Isya” Sebelum abi pamit, saya segera meraih tangan abi dan langsung menciumnya, dan maaf, dipeluk selama 10 detik. Maaf sampai situ saja! 10 detik ini juga punya arti. koq cuman 10 detik ya? Cepat bangeet. Bisa kalian googling kenapa 10 detik, banyak manfaatnya temans,, khususya tuk kesehatan. Oke ritual selesai! Abi segera pamit dan menucapkan salam.

Hape saya yang sudah teriak-teriak dari tadi sore tuk minta segera dicas baru saya kabulkan setelah abi pamit selesai ‘isya’. Mata sudah berat hape langsung dimatikan dan dicas. Masih terpikir kalau saya tertidur jam 7.30 pm. Saya akan bangun jam 10 atau 11 pm tuk lanjut menulis. Mata saya langsung jatuh tertidur.

Saya benar-benar tertidur temans. Saya terbangun setelah abi mengetuk2 pintu kamar. Abi pulang jam 5 am tadi. Langsung saya buka. Saya memang lagi gg sholat karena lagi udzhur syar’i istilahnya. Melihat hape yang dicas semalaman, segera saya ambil, dan Lansung diaktifkan. Oh Tuhaaan sms abi bertubi2 masuk membanjiri inbox hape  temans. Mulai dari, ”de’ lagi apa?” “de’ kenapa gg balas” “de’ sepupu kk’mau kekost pinjam modem” “de’ kenapa gg aktif ?” “de’  tolong balas dulu jangan buat kk kuatir” Dan lain.. Lain. Abi melihat sendiri Hape itu memang baru diaktifkan.

Ternyata sepupu abi datang ke kost mau pinjam modem, saya tidak menyadarkan diri. Betapa nyenyaknya saya tidur. Akhirnya modem itu tidak jadi dipinjam 😦 Setelah subuh tadi, abi sampai kost. Abi terlihat kuatir,  dan terus cerita “kalau ade tidur seperti ini kk’ akan sangat senang biar berat badan ade bertambah, karena ade biasanya bergadang. Tapi ade tidak membalas sms kk’ itulah yang membuat kk kuatir.” Abi terus saja bertanya-tanya. Hanya dua kata yang bisa saya katakan ”Sorry asleep” 😦

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s